Dret! Dret! Dret! Aku membiarkan ponselku terus bergetar. Entah panggilan keberapa yang kulewatkan di hari ini. Panggilan berulang dari Ito, adik perempuanku. Tadi malam, ia masih saja berusaha membujuk aku pulang. Padahal sudah beberapa kali kukatakan, aku tidak pulang kontol besar Natal tahun ini. Ya, pulang. Kembali ke rumah setelah sekian lam